Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi Ibu Dan Si Bungsu - By Lutfiana Azzahra



 Nama               :  Lutfiana Azzahra

NPM               :  41182911200027

Semester          :  2

Jurusan            :  Pendidikan Agama Islam

Fakultas           :  Fakultas Agama Islam

Karya              :  Puisi

Tema               :  Ibu Dan Si Bungsu

YouTube         :  Azzahra Lutfiana








IBU DAN SI BUNGSU

 

Pada malam ini ditengah kesendirian, aku merenungi sebuah perjuangan yang tidak dapat dinilai oleh apapun itu

Aku merenungi bahwa selama ini kita semua terlahir dari satu sosok yang tegar lagi kuat

Satu jiwa yang kita sebut namanya dalam setiap bait doa dengan penuh harap

Aku merenungi

Pada saat ketika aku terlahir ke dunia, dua pasang mata ku melihat sosok yang diselimuti oleh cahaya terang

Dialah ibu dari segala cahaya

Ibu dari semua luka kami

ibu, pelan-pelan ya perlahan semuanya akan terwujud

anakmu ini sekarang sedang berusaha sedikit demi sedikit

persis seperti saat aku sedang belajar merangkak

persis seperti saat aku belajar berjalan

terjatuh lalu kembali bangkit

setiap malam aku merenungi bahwa sebenernya aku takut kalau aku belum bisa membuatmu bahagia

tapi jiwa semangat dan rasa bangkit ku kembali tumbuh, disaat aku melihat kerutan di wajahmu

aku selalu berdoa untuk mu dan untuk wanita hebat sepertimu

Ibu…

aku terlahir sebagai bungsu

mendapat banyak kasih sayang dari ayah,ibu, dan kaka

dalam tulisan ini aku ingin menegaskan bahwa anak bungsumu kini sudah beranjak dewasa

kakinya perlahan sudah mulai kokoh

tolong beri aku ruang

tolong beri aku kepercayaan

aku ingin tau bagaimana rasanya berlari sendiri

Ibu…

jangan takut ya. Sejauh aku berkelana, aku akan pulang ke rumah

tolong biarkan aku sedikit pulang larut malam

aku sudah tau batas wajar

mana yang harus dikejar dan mana yang harus dihindarkan

menjadi bungsu tidak selamanya menyenangkan

dipaksa oleh keadaan untuk menjadi dewasa

dituntut untuk lebih hebat dari kakanya

aku terlahir sebagai bungsu diujung umur orangtua sudah menua

Ibu…

Biarkan aku terbang

aku hanya butuh kepercayaan darimu

meski aku dianggap paling lemah dimata keluarga

meskipun aku paling manja, tapi aku yang lebih mengerti di setiap kondisi

sebelum tulisan ini berakhir

aku ingin bilang terimakasih kepada ibu

dengan lahirnya aku ke dunia sebagai anak bungsu, mengajarkan aku bahwa dunia begitu keras

bahwa dunia sering menilai hasil akhir

terimakasih ibu

keluhan darimu yang sering terdengar oleh telingaku, justru itu membuat diriku semakin semangat untuk menjadi lebih hebat dari anak pertama dan anak tengah

ibu maaf ya

aku masih menjadi beban untukmu

maaf, kalau anak bungsu mu ini belum bisa menjadi seseorang yang ibu inginkan

Ibu…

tidak perlu khawatir, luka di keluarga ini perlahan akan menghilang dan kebahagiaan akan datang
Ibu…
doakan selalu anak bungsu mu ini ya semoga bisa membuatmu bahagia dan selalu menemani masa tua mu 

Posting Komentar untuk "Puisi Ibu Dan Si Bungsu - By Lutfiana Azzahra"