Puisi Ibu Dan Si Bungsu - By Lutfiana Azzahra
Nama : Lutfiana Azzahra
NPM : 41182911200027
Semester : 2
Jurusan : Pendidikan Agama Islam
Fakultas : Fakultas Agama Islam
Karya : Puisi
Tema : Ibu Dan Si Bungsu
IBU
DAN SI BUNGSU
Pada
malam ini ditengah kesendirian, aku merenungi sebuah perjuangan yang tidak
dapat dinilai oleh apapun itu
Aku
merenungi bahwa selama ini kita semua terlahir dari satu sosok yang tegar lagi
kuat
Satu
jiwa yang kita sebut namanya dalam setiap bait doa dengan penuh harap
Aku
merenungi
Pada
saat ketika aku terlahir ke dunia, dua pasang mata ku melihat sosok yang
diselimuti oleh cahaya terang
Dialah
ibu dari segala cahaya
Ibu
dari semua luka kami
ibu,
pelan-pelan ya perlahan semuanya akan terwujud
anakmu
ini sekarang sedang berusaha sedikit demi sedikit
persis
seperti saat aku sedang belajar merangkak
persis
seperti saat aku belajar berjalan
terjatuh
lalu kembali bangkit
setiap
malam aku merenungi bahwa sebenernya aku takut kalau aku belum bisa membuatmu
bahagia
tapi
jiwa semangat dan rasa bangkit ku kembali tumbuh, disaat aku melihat kerutan di
wajahmu
aku
selalu berdoa untuk mu dan untuk wanita hebat sepertimu
Ibu…
aku
terlahir sebagai bungsu
mendapat
banyak kasih sayang dari ayah,ibu, dan kaka
dalam
tulisan ini aku ingin menegaskan bahwa anak bungsumu kini sudah beranjak dewasa
kakinya
perlahan sudah mulai kokoh
tolong
beri aku ruang
tolong
beri aku kepercayaan
aku
ingin tau bagaimana rasanya berlari sendiri
Ibu…
jangan
takut ya. Sejauh aku berkelana, aku akan pulang ke rumah
tolong
biarkan aku sedikit pulang larut malam
aku
sudah tau batas wajar
mana
yang harus dikejar dan mana yang harus dihindarkan
menjadi
bungsu tidak selamanya menyenangkan
dipaksa
oleh keadaan untuk menjadi dewasa
dituntut
untuk lebih hebat dari kakanya
aku
terlahir sebagai bungsu diujung umur orangtua sudah menua
Ibu…
Biarkan
aku terbang
aku
hanya butuh kepercayaan darimu
meski
aku dianggap paling lemah dimata keluarga
meskipun
aku paling manja, tapi aku yang lebih mengerti di setiap kondisi
sebelum
tulisan ini berakhir
aku
ingin bilang terimakasih kepada ibu
dengan
lahirnya aku ke dunia sebagai anak bungsu, mengajarkan aku bahwa dunia begitu
keras
bahwa
dunia sering menilai hasil akhir
terimakasih
ibu
keluhan
darimu yang sering terdengar oleh telingaku, justru itu membuat diriku semakin
semangat untuk menjadi lebih hebat dari anak pertama dan anak tengah
ibu
maaf ya
aku
masih menjadi beban untukmu
maaf,
kalau anak bungsu mu ini belum bisa menjadi seseorang yang ibu inginkan
Ibu…
tidak
perlu khawatir, luka di keluarga ini perlahan akan menghilang dan kebahagiaan
akan datang
Ibu…
doakan selalu anak bungsu mu ini ya semoga bisa membuatmu bahagia dan selalu
menemani masa tua mu

Posting Komentar untuk "Puisi Ibu Dan Si Bungsu - By Lutfiana Azzahra"